Text
Agama dan negara: perspektif Islam, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu, Protestan
Masalah terpenting dari relasi Agama dan Negara (kekuasaan) ialah menempatkan pemahaman keagamaan dan teorisasi kekuasaan sebagai proses sosial dan budaya yang tidak pernah berakhir. Semua orang dengan beragam aliran dan agama bisa terlibat aktif dalam semua moment politik, keagamaan dan kenegaraan sebagai bagian kemandirian warga dalam gagasan masyarakat sipil atau madani.
| 230200428 | 291 MUL a | Moriah Foundation | Available |
No other version available